In

Hyundai Grand Santa Fe 2019 : Varian Baru Lebih Worth It!

Bukan cuma sekali-dua kali kami merasakan Hyundai Santa Fe, dan kami yakin ia merupakan salah satu yang terbaik dari segi driving experience, performa mesin diesel dan refinement. Sayang saja ia belum mendapat prestasi penjualan yang sebanding dengan apa yang ia tawarkan dari segi itu. Untuk memperjelas nilai Santa Fe, Hyundai Indonesia belum lama ini menelurkan varian baru yang lebih mantap.
Inilah varian baru Hyundai Santa Fe, namanya Hyundai Grand Santa Fe. Adanya embel-embel “Grand” rupanya benar-benar membuat value Hyundai Santa Fe naik, sebab ini bukan pembaruan yang terbatas pada kosmetik atau gincu belaka. Tidak, sebab sekarang Hyundai memberikan fitur-fitur baru yang membuat Hyundai Grand Santa Fe lebih pantas tampil sebagai SUV setengah miliar yang kini sudah jadi alat gengsi.



Pembaruan pertama bisa kelihatan di lampu depannya yang sudah LED, biar matchingdengan lampu belakang standarnya yang sudah keren juga. Pada pintu bagasi, ia sudah elektrik dan dilengkapi sistem Smart Tailgate. Caranya, asal mobil dalam keadaan terkunci dan kita berdiri di pintu bagasinya sambil mengantongi kuncinya, dalam beberapa detik kemudian bagasi akan terbuka tanpa perlu memencet tombol apapun atau mengayunkan kaki, seperti pada KIA Grand Sedona Diesel.



Selamat tinggal pula panel instrumen tradisional, sebab Hyundai Grand Santa Fe kini memakai layar LCD untuk speedometernya. Tidak hanya beresolusi tinggi, namun ia bisa berganti warna tergantung mode berkendara yang kita pilih di antara Comfort, Eco, Sport dan Smart. Hyundai juga sudah menggusur head unit standarnya, kini diganti dengan model touch screen asli Hyundai yang responsif dan lebih interaktif.


Bagi pengguna gadget, Hyundai Grand Santa Fe sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Urusan mesin, kami masih percaya pada mesin 2.200 cc 4 silinder diesel dengan Variable Geometry Turbonya, sebab itu salah satu mesin diesel termantap yang pernah kami coba di lini mesin diesel Hyundai dan KIA. Dengan harga 629,5 juta Rupiah, apa menurutmu mobil ini masih worth the money? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar.

Sumber : autonetmagz.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Versi Facelift dari Kembaran Yamaha MT-25 di Thailand Diprediksi Rilis Bulan April


Yamaha MT-25 facelift diperkirakan akan dirilis dalam waktu dekat.

 Pasalnya, Yamaha R25 sebagai versi sport fairingnya sudah dirilis versi facelift-nya.

 Sehingga Yamaha MT-25 yang notabene masih satu platform juga dipastikan tidak akan dicuekin oleh Yamaha.

 Nah, kabar terbaru datang dari Thailand, di mana Yamaha MT-03facelift juga sudah digembar-gemborkan bakal dirilis di sana.

 Yamaha MT-03 sendiri merupakan kembaran MT-25 yang dirilis di Thailand, bedanya pada kapasitas mesinnya di mana MT-03 pakai mesin 300 cc, sementara MT-25 250 cc

. Di Thailand, kabarnya Yamaha MT-03 facelift akan dirilis tahun ini.

 Young Machine Pasalnya kalau Yamaha mau gerak cepat, maka mereka berkesempatan jadi pabrikan pertama yang punya line up naked sport 250 cc dua silinder, dengan sokbreker depan upside down di Thailand.

 Yup, sama seperti R25 facelift yang pakai upside down, Yamaha MT-25 dan MT-03 pun diprediksi bakal punya spek yang sama.

Sumber : gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In NEWS

Daihatsu Bicara soal Avanza dan Xenia Baru

image_title
Toyota dikabarkan sedang menyiapkan produk mobil keluarga Avanza generasi baru. Model anyar tersebut dinantikan oleh masyarakat dan penggemar, karena sudah lama tidak mendapat ubahan.
Meski dijual oleh PT Toyota Astra Motor, namun produksi Avanza dilakukan oleh PT Astra Daihatsu Motor, yang juga membuat kembarannya, Daihatsu Xenia.

Tidak hanya mobil keluarga kasta terendah, ADM juga mendapat tugas untuk memproduksi beberapa model Toyota lainnya.
Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, saat ini ada lima model Toyota yang diproduksi di pabrik ADM, baik untuk pemasaran lokal maupun diekspor.
"Di ADM saat ini, Xenia-Avanza, Terios-Rush, Ayla-Agya, Sigra-Calya, dan TownAce buat ekspor ke Jepang," ujar wanita yang akrab disapa Amel itu di Jakarta, Senin 12 November 2018.
Sayangnya, ia masih menutup rapat informasi terkait waktu produksi maupun spesifikasi model baru Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza.
Amel hanya mengatakan, informasi tentang kedua mobil garapan ADM tersebut akan disebarkan saat peluncuran.
"Maaf, saya belum bisa bicara soal Xenia dan Avanza baru Pada waktunya saya kasih tahu ya," tuturnya.
Sumber:viva.co.id

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In NEWS

Laris Manis, Lebih dari 100 Ribu Unit Xpander Berhasil Terjual

Sejak pertama kali diluncurkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Agustus 2017 lalu, penjualan Mitsubishi Xpander terus mengalami peningkatan. Bahkan, hingga September 2018 lalu, penjualan MPV ini telah lebih dari 100 ribu unit. 

"Sejak diluncurkan Juli sampai September 2018, permintaan Xpander sudah di atas 100 ribu unit, delivery sudah lebih dari 80 ribu dan sisanya 15 ribu unit masuk daftar tunggu," ungkap Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)  Imam Choeru Cahya, saat pembukaan Xpander Tons of Real Happines, di SKA Mall, Pekanbaru, Sabtu 2 November 2018. 
Secara detail, Imam menjelaskan bahwa pihaknya berhasil menjual sekitar 6.500 hingga 7000 unit perbulan. Hal itu pula yang membuat pihaknya berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi di pabrik MMKSI Bekasi, dari sebelumnya 150 ribu unit setahun menjadi 160 ribu unit pada 2020. Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan domestik dan juga luar negeri. 
" Awalnya kami menargetkan 60 ribu unit dalam satu tahun fiskal atau rata 5 ribu perbulan. Tapi dengan antusias masyarakat yang lebih dari itu kami merevisi target, dan seiring kami mengomunikasikan dengan MMKI,  untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor. Jadi boleh dikatakan bukan hanya booming di dalam negeri tapi juga di luar negeri," kata Imam.
Tingginya permintaan itu, lanjut Imam, bukan hanya prestasi bagi bagi Mitsubishi, melainkan juga tantangan untuk terus memberikan kualitas terbaik kepada konsumen. 
"Semangat ini membuat kami berusaha untuk mempertahankan posisi sebagai MPV utama pilihan keluarga di Indonesia. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In NEWS

Suzuki Grand Vitara Akan Disuntik Mati, Apa Penyebabnya?


Tampaknya, Suzuki Grand Vitara akan mengikuti jejak Ertiga diesel, Ciaz, dan Splash. Ya, mobil ini kemungkinan besar akan disuntik mati.
Dijelaskan Marketing Director PT SIS, Donny Saputra, saat ini Suzuki Grand Vitara memang masih dijual di Tanah Air. Namun, penjualan untuk salah satu mobil SUV andalan pabrikan asal Jepang ini, hanya tinggal menunggu stok habis.
"Stok Suzuki Grand Vitara tinggal puluhan saja, di bawah 100 unit," jelas Donny saat ditemui  di Pabrik Suzuki Cikarang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Untuk penjualan stok Suzuki Grand Vitara ini juga sudah ditunjukkan hanya untuk konsumen fleet (borongan), dalam artian ke perusahaan. 
"Ada perusahaan di luar Jawa yang membutuhkan kendaraan tinggi seperti ini. Sudah ada project-nya, tinggal realisasi saja (dikirim) ke konsumen tapi tetap lewat dealer," tegasnya.
Sementara itu, untuk produksi Suzuki Grand Vitara di Jepang sendiri, memang sudah berakhir Juli 2018 lalu. Jadi, bisa dipastikan model ini tidak akan beredar model baru kembali, dan masuk ke pasar Indonesia.
"Kalau untuk ngomong penggantinya (Suzuki Vitara Brezza) belum bisa ngomong banyak," pungkas Donny singkat.

Sumber:otosia.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments