In

Gara-Gara Hal Ini, Valtteri Bottas Kalah Dari Hamilton di F1 Spanyol



Meskipun berhasil mencetak pole position, Valtteri Bottas tidak dapat memanfaatkan posisinya tersebut untuk memenangkan belapan F1 Spanyol kemarin (12/5).

 Setelah membiarkan Lewis Hamilton lewat di tikungan pertama, rekan satu tim-nya tersebut pun tidak bisa dikejar lagi.

 Pantas bila pembalap tim Mercedes dari Finlandia tersebut merasa kecewa.

 Terlebih lagi karena penyebab dia kalah start dari Hamilton disinyalir bukan murni merupakan kesalahannya.

Dilansir dari Crash.net, pemilik nomor start 77 tersebut mengeluhkan masalah kopling sebagai penyebab utama kekalahannya. ,

Sumber : www.gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Selain Xpander AP4, Rifat Sungkar Punya Xpander Modif Lain Lho!



Kalau sudah datang ke booth Mitsubishi di IIMS 2019, pasti Anda liat Mitsubishi Xpander AP4 yang bakal jadi mobil rally Rifat Sungkar.

 Namun yang belum tentu Anda lihat, Rifat ternyata punya Xpander yang sudah dimodifikasi oleh Autospot, rumah modifikasi terkenal di kawasan BSD nih!

Setelah diusut langsung ke juragan Autospot, Edwin Adji Satriyo, "Bener banget, tapi ide awalnya bukan dari gue sendiri," ungkap Edwin, sapaan akrabnya Ide awalnya datang ketika Rifat Sungkar datang menemui Edwin untuk memodifikasi penampilan Xpandernya agar terlihat lebih sporty.

"Desain Xpander memang sudah sporty, gue pengin bikin supaya lebih keren lagi dari standarnya. Tapi tetap nyaman digunakan dan enggak nyusahin meski sudah dimodifikasi,

" ujar Rifat. Akhirnya ia pun mendatangi Edwin, kebetulan memang mereka sudah kenal lama


 Sumber : www.gridoto.com


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Perhatikan.. Ini Bagian Rangka yang Haram Dilubangi dan Dimodifikasi



Ada beberapa bagian rangka yang haram buat dilubangi dan dimodifikasi. Bagian rangka ini haram buat dilubangi atau dimodifikasi karena berkaitan dengan keselamatan.

 Hanasilim dari bengkel Tekno Tuner di Jakarta Barat akan kasih info beberapa bagian rangka yang haram buat dimodifikasi.

 Han Han sapaan akrabnya memang sudah akrab dengan modifikasi rangka untuk keperluan drag bike. "Yang tidak boleh dipotong atau dicoak itu sambungan sub frame ke sasis tengah,

" yakin Han Han. Menurutnya, modifikasi atau pemotongan pada bagian itu bisa bikin rangka rawan bengkok. Kalau sudah bengkok, kestabilan motor akan terganggu dan berbahaya.

 Selain itu jarak antara bolongan yang dibuat juga harus diperhatikan dengan benar.


Sumber : www.gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Pembalap yang Pernah Pakai YZR-M1 Kesulitan dengan Motor Pabrikan Lain?



Walaupun bukan jadi motor terkuat, banyak yang setuju Yamaha YZR-M1 adalah motor yang paling mudah dikendarai di MotoGP.

 Buktinya, banyak pembalap rookie yang bisa langsung tampil bagus dengan YZR-M1. Namun, ada satu fakta menarik di mana pembalap yang sebelumnya pernah memakai YZR-M1 akan kesulitan saat ganti pabrikan di musim selanjutnya.

 Banyak contohnya, misalnya Andrea Dovizioso yang pindah ke Ducati pada 2013 yang menurun drastis tanpa meraih podium, padahal sebelumnya meraih 6 podium bersama Tech3 di 2012.

Dovizioso sangat kesulitan di awal bersama Ducati sampai akhirnya bisa kompetitif. Lalu Cal Crutchlow, Pol Espargaro, Bradley Smith, termasuk juga Jorge Lorenzo yang sudah menggondol 3 juara dunia bersama Yamaha.

 Lorenzo contoh besarnya, dengan motor Ducati, dirinya sangat kesulitan di musim pertamanya di 2017. Padahal motor Ducati cukup bagus, Andrea Dovizioso cukup kompetitif saat itu.

 Terakhir setelah Lorenzo, ada Johann Zarco dan Hafizh Syahrin yang mengendarai motor KTM.

Sumber :www.gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Balas Dendam Jaman SMU, Mobil Idaman 1990-an DIbangun Total


Bagi yang besar di sepanjang tahun '90-an, pasti enggak asing dengan mobil hatchback favorit waktu itu.

 Yup, Honda Civic Estilo ini sejak diluncurkan tahun 1992 selalu jadi magnet bagi anak muda ketika itu, bahkan sampai sekarang!

"Gue ingat banget pas SMU dulu...ingin banget punya Estilo, tapi gak bisa beli. Nah sekarang punya uang sendiri langsung beli dan gue modif. Balas dendam gara-gara dulu gak kesampean...hahaha,"

gelak pria yang akrab disapa Kendy ini. Modifikasi mobil ini dimulai sekitar pertengahan tahun 2016 lalu. Waktu itu Kendy berhasil mendapatkan unit Estilo dalam kondisi bahan.

 Mobil pun sempat dikirim ke bengkel Honda Tebet untuk dicat. "Tapi saya kurang puas, jadi saya kirim lagi ke Tiara Motor di Kebon Jeruk buat dikerjain ulang," ujarnya.

Sumber : www.gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Skema Tarif Masih digodok, Masa Diskon di Tol Trans Jawa Diperpanjang


Diskon tarif di Tol Trans-Jawa dipastikan bakal diperpanjang. Pasalnya penetapan skema tarif baru belum rampung digodok.

 Menurut Direktur Operasi II PT Jasa Marga Tbk Subakti Syukur, seharusnya diskon tarif tol berakhir pada 21 Maret lalu.

 "BUJT perlu duduk lagi untuk menyinkronisasikan sistemnya, sekarang belum, data yang terintegrasi belum fixed," kata Subakti dikutip dari Kompas.com.

 Subakti mengaku belum bisa memastikan sampai kapan perpanjangan diskon ini bakal berlaku.

 Menurutnya, pembahasan masih berkutat pada formula penentuan tarif dan jarak batas maksimal.

 Seperti diketahui, pemerintah berharap adanya tarif maksimum yang dibebankan kepada pengguna
jalan bila telah mencapai jarak tertentu.

 Namun, rupanya penentuan tersebut tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Sumber : www.gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Toyota Fortuner Diesel Aman Pakai Biosolar, Ini Syaratnya



            Toyota memiliki beragam pilihan mobil bermesin diesel. Dua mobil diesel Toyota yang cukup populer adalah Innova dan Fortuner.

 Saat media gathering Auto2000 dengan konsumen di Surabaya, salah satu konsumen setia Toyota mengaku menggunakan biosolar untuk Innova diesel kepunyaannya. Alasannya? Tentu biaya operasional lebih murah dibanding Pertamina Dex.

Menanggapi hal tersebut, Totok selaku Kepala Bengkel Auto2000 HR Muhammad mengungkapkan hal tersebut tak akan menimbulkan masalah dan tidak menghilangkan garansi.

Meskipun demikian, agar mobil tetap awet, jika menggunakan biosolar sebaiknya filter solar lebih sering diganti. " Misalkan pakai Pertamina Dex ganti filter solar setiap 20.000 km atau setahun sekali, maka saat menggunakan biosolar ganti filter solar setiap 10.000 km atau per 6 bulan," ungkap Totok.

Totok pun tak mempermasalahkan jika konsumen mengombinasikan biosolar dengan Pertamina Dex. " Misalkan saat keluar kota pakai Dex untuk performa, dan biosolar untul dalam kota. Ya, bisa saja," ungkapnya.

Namun, Totok tak menyangkal jika ingin ruang pembakaran bersih sebaiknya menggunakan Pertamina Dex. " Zat adiktifnya memang berbeda, " pungkasnya.

Sumber : www.liputan6.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta Buat yang Kantongnya Pas-pasan


Mobil bekas bisa menjadi alternatif bagi yang hendak membeli kendaraan roda empat. Berikut mobkas di bawah Rp 100 jutaan buat yang kantongnya pas-pasan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Terjepret di Surabaya, Inikah Sosok All New Suzuki Ertiga GT?


Nampaknya Surabaya kembali menjadi kota yang cukup digemari oleh pihak Suzuki untuk memamerkan hasil ‘modifikasi’ dari produk mereka, dan dalam hal ini adalah sosok All New Suzuki Ertiga. Namun kali ini ada yang sedikit berbeda, karena saat penulis melihat langsung sosok All New Suzuki Ertiga yang fotonya kami lampirkan di artikel, ada embel – embel nama ‘GT’ di belakang nama All New Suzuki Ertiga ini. Lantas, apakah ini benar – benar sosok All New Suzuki Ertiga GT yang selama ini kita bahas?

Nah, kami pun langsung bertanya dengan tenaga penjual di pameran tersebut, dan beliau mengamini bahwa sosok LMPV berkelir hitam ini adalah All New Suzuki Ertiga GT. Beliau juga menyebutkan bahwa All New Suzuki Ertiga GT ini sudah dijual dengan harga berselisih 5 juta lebih mahal dibandingkan dengan All New Suzuki Ertiga trim GX. Jadi, jikalau di Surabaya harga All New Suzuki Ertiga GX tipe Manual dibanderol 237 jutaan dan tipe otomatis dibanderol 247,5 jutaan, maka All New Suzuki Ertiga GT dilepas dengan banderol 242 jutaan untuk versi 3 pedal dan 252,5 jutaan untuk versi 2 pedal.

selain itu, All New Suzuki Ertiga GT juga masih menggunakan velg model lawas, namun dilabur warna hitam glossy. Tenaga penjual yang kami tanyai seputar mobil ini juga menyebutkan bahwa unit adalah lansiran 2019, jadi bukan sekedar sisa unit All New Suzuki Ertiga GX 2018 yang diberikan sentuhan. Sedangkan di sisi interior tak ada ubahan berarti, sama persis dengan trim GX, berbeda dengan interior All New Suzuki Ertiga dress up berkelir merah dahulu yang interiornya digarap oleh InCar. Namun ada satu kejanggalan yang kami temukan pada All New Suzuki Ertiga trim GT ini.

Pertama, pihak SIS tidak melakukan selebrasi apapun pada kemunculan tipe ini, yang membuat kami curiga apakah All New Suzuki Ertiga GT ini sekedar modifikasi dari diler lokal. Yang kedua, di NJKB Online harga All New Suzuki Ertiga trim GT berjarak 13 juta dengan trim GX baik tipe manual ataupun otomatis, dan hal ini makin membuat kami kebingungan. Malahan All New Suzuki Ertiga trim GS-lah yang memiliki selisih harga 5 juta dengan All New Suzuki Ertiga GX. Lantas, apakah benar ini sosok All New Suzuki Ertiga trim GT yang selama ini kita bahas? Biar waktu yang menjawab.

Namun, jujur saja, dengan tampilan ala All New Suzuki Ertiga GT di foto ini, sosok LMPV dari Suzuki ini menjadi lebih sangar. Oiya, bagi dulur – dulur Suroboyo yang kepo dengan sosok All New Suzuki Ertiga GT ini, kalian bisa melihat di Galaxy Mall 1 lantai dasar. Kalau menurut kalian bagaimana? Apakai versi resmi dari SIS atau cuma modifikasi diler?

Sumber : autonetmagz.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Hyundai Grand Santa Fe 2019 : Varian Baru Lebih Worth It!

Bukan cuma sekali-dua kali kami merasakan Hyundai Santa Fe, dan kami yakin ia merupakan salah satu yang terbaik dari segi driving experience, performa mesin diesel dan refinement. Sayang saja ia belum mendapat prestasi penjualan yang sebanding dengan apa yang ia tawarkan dari segi itu. Untuk memperjelas nilai Santa Fe, Hyundai Indonesia belum lama ini menelurkan varian baru yang lebih mantap.
Inilah varian baru Hyundai Santa Fe, namanya Hyundai Grand Santa Fe. Adanya embel-embel “Grand” rupanya benar-benar membuat value Hyundai Santa Fe naik, sebab ini bukan pembaruan yang terbatas pada kosmetik atau gincu belaka. Tidak, sebab sekarang Hyundai memberikan fitur-fitur baru yang membuat Hyundai Grand Santa Fe lebih pantas tampil sebagai SUV setengah miliar yang kini sudah jadi alat gengsi.



Pembaruan pertama bisa kelihatan di lampu depannya yang sudah LED, biar matchingdengan lampu belakang standarnya yang sudah keren juga. Pada pintu bagasi, ia sudah elektrik dan dilengkapi sistem Smart Tailgate. Caranya, asal mobil dalam keadaan terkunci dan kita berdiri di pintu bagasinya sambil mengantongi kuncinya, dalam beberapa detik kemudian bagasi akan terbuka tanpa perlu memencet tombol apapun atau mengayunkan kaki, seperti pada KIA Grand Sedona Diesel.



Selamat tinggal pula panel instrumen tradisional, sebab Hyundai Grand Santa Fe kini memakai layar LCD untuk speedometernya. Tidak hanya beresolusi tinggi, namun ia bisa berganti warna tergantung mode berkendara yang kita pilih di antara Comfort, Eco, Sport dan Smart. Hyundai juga sudah menggusur head unit standarnya, kini diganti dengan model touch screen asli Hyundai yang responsif dan lebih interaktif.


Bagi pengguna gadget, Hyundai Grand Santa Fe sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Urusan mesin, kami masih percaya pada mesin 2.200 cc 4 silinder diesel dengan Variable Geometry Turbonya, sebab itu salah satu mesin diesel termantap yang pernah kami coba di lini mesin diesel Hyundai dan KIA. Dengan harga 629,5 juta Rupiah, apa menurutmu mobil ini masih worth the money? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar.

Sumber : autonetmagz.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Versi Facelift dari Kembaran Yamaha MT-25 di Thailand Diprediksi Rilis Bulan April


Yamaha MT-25 facelift diperkirakan akan dirilis dalam waktu dekat.

 Pasalnya, Yamaha R25 sebagai versi sport fairingnya sudah dirilis versi facelift-nya.

 Sehingga Yamaha MT-25 yang notabene masih satu platform juga dipastikan tidak akan dicuekin oleh Yamaha.

 Nah, kabar terbaru datang dari Thailand, di mana Yamaha MT-03facelift juga sudah digembar-gemborkan bakal dirilis di sana.

 Yamaha MT-03 sendiri merupakan kembaran MT-25 yang dirilis di Thailand, bedanya pada kapasitas mesinnya di mana MT-03 pakai mesin 300 cc, sementara MT-25 250 cc

. Di Thailand, kabarnya Yamaha MT-03 facelift akan dirilis tahun ini.

 Young Machine Pasalnya kalau Yamaha mau gerak cepat, maka mereka berkesempatan jadi pabrikan pertama yang punya line up naked sport 250 cc dua silinder, dengan sokbreker depan upside down di Thailand.

 Yup, sama seperti R25 facelift yang pakai upside down, Yamaha MT-25 dan MT-03 pun diprediksi bakal punya spek yang sama.

Sumber : gridoto.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments