In REVIEW PRODUCT

Pemilik Mobil Cabriolet, Perhatikan Hal Berikut Ini Untuk Merawatnya



Terdapat banyak sekali jenis mobil di dunia ini, yang tetap populer salah satunya adalah jenis cabriolet. Cabriolet merupakan varian mobil dengan atap yang bisa di buka dan tutup. Varian Cabriolet terdapat 2 tipe yaitu Hardtop dan soft top. 

Carbriolet berbahan hardtop menggunakan bahan plat yang sama dengan mobil seperti biasa, dan soft top menggunakan bahan canvas. Untuk mobil jenis ini memerlukan perawatan khusus dibagian atap agar tidak terjadi kesalahan pada saat menutup dan membuka atapnya.

Bahan soft top harus benar-benar terawat, karena dikhawatirkan mudah rusak yang berakibat pada bocornya bagian atap ketika hujan. Untuk mobil terbaru biasanya membuka atap dan menutup atap menggunakan motorized sehingga anda tidak perlu repot-repot membuka secara manual. 

Lalu, bagaimana ya caranya perawatan cabriolet yang benar? Berikut ini tipsnya.

Untuk atap soft top anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan atapnya dan sikat secara perlahan dan searah. Berikanlah jarak antara vacuum cleaner dengan canvas, sehingga jangan terlalu menempel. 

Untuk cabriolet yang belum menggunakan motorized anda harus perhatikan engsel jangan sampai berkarat atau sulit di buka tutup ketika digunakan. Perhatikan juga pengunci yang ada pada bagian kaca depan bisa harus bisa tertutup rapat.

Untuk atap hard top anda bisa melakukan perawatan yang sama seperti bodi mobil pada umumnya. Ada dapat menggunakan lap micro fiber untuk membersihka bagian atap hard top. Bagi penggunaan motorized, anda harus perhatikan bagian motorized-nya apakah terjadi mal-function atau lancar. 

Jika terjadi sedikit mal-function segera hubungi bengkel resmi atau bengkel spesialis atap. Perawatan bagian plafon juga sangat penting, karena ketika terbuka atau tertutup dapat menimbulkan debu yang cukup banyak. Selamat mencoba.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In TIPS DAN TRIK

Cara Mudah Mendeteksi Kebocoran Pada Mobil Bekas




Mobil memang membutuhkan cairan seperti manusia agar bisa berumur panjang, namun cairan ini merupakan salah satu komponen yang sangat mudah rusak. Kebocoran pun mudah ditemukan terlebih lagi bagi mobil bekas, untuk itu wajib dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pasalnya, alpa menyimak hal ini dapat berujung pada kerugian besar atau bahkan celaka. 

Secara rata-rata, mobil membutuhkan sekitar 30 liter cairan di dalam sistemnya, belum menghitung bahan bakar. Itu termasuk oli mesin, transmisi, power steering,  radiator, air wiper,  aki serta minyak rem. Berhubung tiap sistem cairan tadi berdiri sendiri, perhatian pun mesti ditujukan ke masing-masing peranti. 

Secara umum, kebocoran dapat terdeteksi sejak awal dari adanya cairan di kolong mobil. Tapi supaya lebih akurat, berikut kami beri tips mendeteksi kebocoran cairan di mobil bekas, termasuk potensi bahaya atau kerugiannya.

Sistem pendingin mesin 
Kebocoran sistem pendingin mesin dapat terjadi di empat bagian, yaitu radiator, slang, pompa air serta blok mesin. Cara mendeteksinya adalah dengan memeriksa kondisi fisik radiator. Bila ada basah atau bekas karat, kemungkinan besar ia bocor. Pastikan juga kondisi fisiknya masih baik.

Lihat warna cairan pendinginnya. Lantas cari apakah ada ceceran cairan berwarna sama di sekitar sistem pendingin atau di kolong mobil. Jalankan mobil beberapa saat, kebocoran air radiator akan menyebabkan suhu mesin naik. Periksa warna oli mesin. Bila coklat seperti susu, artinya air radiator bocor dari dalam mesin. 

Oli mesin 
Tanpa oli mesin bagaikan panggung tempat ribuan komponen metal beradu satu sama lain tanpa pelindung. Untunglah mendeteksi kebocoran oli tidak begitu sulit. Cara mendeteksinya adalah dengan memastikan kondisi mesin dingin, dan lihat banyaknya oli di dipstick. 

Periksalah kondisi fisik blok mesin dan kepala silinder. Kebocoran oli akan ditandai adanya debu pekat di tempat kebocoran. Waspadai mesin yang terlalu bersih, karena bekas kebocoran akan hilang sesaat. Bila ada lapisan oli di knalpot, berarti oli bocor masuk ke ruang bakar.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In TIPS DAN TRIK

Trik Menambah Fitur Yang Bisa Meningkatkan Keamanan Serta Kemewahan Dari Fortuner




Menambahkan aksesoris aftermarket bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan keamanan Toyota Anda. Tak cukup di situ saja, beberapa aksesoris bahkan bisa dijadikan sarana untuk menambah kemewahan mobil.

Salah satu contohnya adalah Daytime Running Light (DRL) yang merupakan aksesori kendaraan roda empat yang cukup populer saat ini di Indonesia. Hal ini bisa jadi karena DRL telah menjadi aksesoris wajib di negara-negara di Eropa karena mampu meningkatkan kewaspadaan pengendara lain meski di siang hari.

Selain itu, penambahan dari DLR ini akan membuat Toyota Anda terlihat makin modern, elegan serta lebih enak dipandang. Bahkan, beberapa model aksesori ini juga bisa menambah tampilan mobil-mobil SUV jadi terlihat lebih sangar. 

"Bagi pemilik Toyota Fotuner yang ingin ikut tren ini, kami sediakan DRL khusus dan barang ini cukup langka di pasaran. Aksesori ini cocok untuk semua Fortuner kecuali tipe yang sudah TRD," ujar Ellen, staff toko aksesori di daerah Mega Glodok Kemayoran Jakarta Pusat.

Ellen menambahkan, aksesori lansiran merek FITT ini ditawarkan sepaket dengan bingkai lampu kabut (cover fog lamp), termasuk kelengkapan kabel dan tombol. Jadi, setelah dipasang, lampu bisa mudah bisa dinyalakan dan dimatikan sesuai selera. Harga aksesori ini Rp 2,1 juta.

"Material cover-nya sudah krom sehingga akan menghasilkan pemandangan yang semakin mewah untuk Fortuner Anda. Harga tersebut sudah termasuk pasang, jadi tidak perlu repot-repot lagi. Langsung saja bawa mobilnya ke sini, nanti kami tangani," ujar Ellen.




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In TIPS DAN TRIK

Tips Membuka Kunci Mobil Yang Terkunci Saat Dalam Keadaan Darurat




Dalam keadaan tertentu, Anda mungkin harus terpaksa membuka mobil yang terkunci. Keadaan seperti ini saja terjadi saat kunci mobil hilang atau tidak berfungsi. Nah, berikut ini cara mudah membuka pintu mobil Toyota yang terkunci. Namun ingat untuk menggunakannya saat keadaan darurat dan tujuan yang baik ya.

Untuk melakukan trik ini, Anda membutuhkan peralatan seperti kartu plastic atau penggaris (kartu kredit, kartu ATM, club member, dsb). Semakin kaku dan semakin tipis kartu semakin baik. (Pokok Alat Yang Bisa Masuk Celah Pintu Mobil) 

Siapkan pula tali rafia atau tali lain yang tipis, licin, dan kuat (tidak mudah putus) sepanjang kira-kira 3 meter. Anda juga harus menyiapkan kesabaran yang lebih serta keteliatian dalam melaksanakan setiap tahapannya.

Pertama, buat beberapa simpul kecil pada tali rafia. Pastikan simpul ini cukup tipis tidak melebihi tebal tali rafia yang sesungguhnya. Lalu letakkan kartu plastik / penggaris di atas karet pintu pengemudi untuk melonggarkan (pojok atas belakang pintu) sehingga terbentuk celah kecil dan masukkan tali rafia di dalam celah tersebut. 

Cari pintunya yang agak longgar agar kaca mobil tidak pecah. Geser kartu plastik dan talia rafia tersebut mengikuti karet pintu sehingga semua celah berhasil diisi dengan tali rafia. Tarik ujung-ujung tali rafia ke bawah sehingga tali rafia masuk di sisi dalam kaca mobil. Masukkan tali harus pelan-pelan agar pas saat di tarik tidak mengikat sendiri.

Geser-geser tali rafia sehingga salah satu simpul yang dibuat berhasil terkait pada tuas pintu dengan kencang. Bila posisi pola tali untuk mengikat kunci pintu mobil sudah pas. Silahkan tarik dari kedua sisi gan dengan cara bersamaan. agar posisi pola tali untuk mengikat kunci pintu mobil tidak bergeser.

Tarik ke atas tali rafia yang telah terkait dengan tuas pintu tersebut sehingga kunci pintu terbuka. Selamat Anda telah berhasil membuka pintu secara darurat. Ingat tips ini hanya untuk keadaan darurat. Jangan disalahgunakan untuk tindakan kriminal. Semoga bermanfaat.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments